Pramono: Banjir Jakarta Dipicu Curah Hujan dan Tumpukan Sampah

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan banjir nan merendam ratusan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta dipicu oleh tingginya curah hujan nan diperparah dengan tumpukan sampah.

Ia mengatakan kondisi sungai-sungai besar di Jakarta nan saat ini tengah dalam proses normalisasi dan pengerukan besar-besaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan kenapa banjir ini terjadi? nan pertama lantaran curah hujannya tinggi. Tapi nan kedua, nan tidak kalah krusial adalah sekali lagi teman-teman sekalian, pengerukan ini kan sekarang sedang dilakukan secara masif di sungai-sungai nan ada termasuk Krukut, Pesanggrahan, Ciliwung, dan sebagainya," ujar Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5).

Pramono menginstruksikan jajarannya untuk mengoperasikan mesin pompa secara maksimal sehingga debit air bisa surut dalam hitungan jam.

"Jadi ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan. Maka kenapa kemudian ketika banjir ataupun hujan dari jam 5 sampai sekitar jam 8, relatif 3-4 jam kemudian banjirnya kan sudah mulai surut," ujarnya.

Selain itu, Pramono juga memberikan catatan unik kepada masyarakat mengenai kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menyayangkan tetap adanya kebiasaan membuang sampah dan limbah ke saluran air nan pada akhirnya memicu sumbatan saat hujan deras kembali mengguyur ibu kota.

"Jadi dalam kesempatan ini saya juga berambisi betul bahwa jangan kemudian ketika enggak ada hujan dua minggu, orang (buang sampah sembarangan), sampah itu akhirnya menyumbat di beberapa tempat," katanya.

"Dan itulah nan menyebabkan walaupun curah hujannya di bawah 200 sedikit tetapi kemudian ada banjir, tetapi alhamdulillah kemarin malam sudah bisa surut semuanya," sambungnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat sejumlah sungai alias kali nan meluap lantaran curah hujan tinggi di Jakarta dan sekitarnya pada Senin sore hingga malam kemarin.

"Penyebab curah hujan tinggi nan mengakibatkan Kali Krukut, Kali Grogol Mampang, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Keuangan, Kali Mampang dan Kali Ciliwung meluap, sehingga merendam permukiman warga," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Marulitua Sijabat di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, info terakhir terdapat 115 RT dan empat ruas jalan di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan nan tetap terendam banjir hingga Selasa pagi.

(kna/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional