Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soekarno-Hatta nan Dicopot Dedi Mulyadi Ida Hamidah(Instagram/@samsat_soekarnohatta)

IDA Hamidah sempat menjadi sorotan publik setelah video sidak nan dilakukan oleh Dedi Mulyadi alias KDM, nan saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, viral di media sosial. Insiden tersebut berujung pada keputusan besar dalam pekerjaan birokrasinya, ialah pencopotan dari kedudukan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Siapa Ida Hamidah?

Ida Hamidah adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) nan pernah menduduki posisi sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Bandung II Soekarno-Hatta, alias nan lebih dikenal masyarakat sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta. Kantor ini merupakan salah satu titik vital pengelolaan pajak kendaraan bermotor di Kota Bandung dengan volume transaksi Mata Uang Rupiah nan sangat besar setiap harinya.

Kronologi Kejadian dan Sidak Dedi Mulyadi

Peristiwa nan mengubah perjalanan pekerjaan Ida Hamidah terjadi pada pertengahan tahun 2021. Saat itu, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke instansi Samsat Soekarno-Hatta setelah menerima banyak kejuaraan dari masyarakat mengenai kerumitan prosedur dan dugaan praktik nan tidak transparan.

1. Temuan di Lapangan

Dalam sidak tersebut, Dedi Mulyadi menemukan adanya penduduk nan mengeluhkan proses manajemen nan berbelit-belit. Salah satu momen nan paling disorot adalah ketika Dedi menemukan adanya ketidaksesuaian antara alur pelayanan resmi dengan apa nan dialami penduduk di loket.

2. Konfrontasi Terbuka

Dedi Mulyadi kemudian memanggil Ida Hamidah selaku ketua instansi tersebut. Dalam perbincangan nan terekam kamera, Dedi meluapkan kekecewaannya terhadap sistem pengawasan nan dilakukan Ida. Dedi menilai Ida Hamidah tidak menguasai masalah di lapangan dan terkesan membiarkan praktik nan merugikan masyarakat tetap terjadi.

3. Keputusan Pencopotan

Tidak lama setelah video sidak tersebut viral dan menjadi konsumsi publik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengambil langkah tegas. Ida Hamidah resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala P3DW Bandung II Soekarno-Hatta. Langkah ini diambil sebagai bagian dari pertimbangan keahlian dan respons atas tuntutan perbaikan pelayanan publik.

Alasan Utama Pencopotan

Berdasarkan kebenaran nan dihimpun, terdapat beberapa argumen utama di kembali pencopotan Ida Hamidah:

  • Kelalaian Pengawasan: Dianggap kandas mengawasi keahlian staf di loket pelayanan sehingga muncul keluhan sistematis dari warga.
  • Ketidaksiapan Sistem: Ditemukannya celah dalam prosedur nan memungkinkan terjadinya praktik percaloan alias pungutan tidak resmi.
  • Responsivitas Rendah: Sikap Ida saat menghadapi komplain masyarakat dan sidak pejabat dinilai tidak mencerminkan semangat pelayanan publik nan prima.

Fakta Terverifikasi: Pencopotan Ida Hamidah dikonfirmasi oleh pihak Bapenda Jawa Barat sebagai langkah penyegaran dan perbaikan jasa di Samsat Soekarno-Hatta agar lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola biaya pajak masyarakat.

Dampak Terhadap Pelayanan Samsat

Pasca-pencopotan Ida Hamidah, Samsat Soekarno-Hatta melakukan beragam pembenahan, termasuk digitalisasi jasa dan penataan ulang alur birokrasi untuk meminimalisir hubungan bentuk nan berpotensi menimbulkan pungutan liar. Kasus ini menjadi preseden krusial bagi pejabat lain di Jawa Barat untuk lebih turun ke lapangan memantau anak buahnya.

(H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia