PSI Buka Suara soal Waketum Bro Ron Jadi Korban Pemukulan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Soliadaritas Indonesia (PSI) angkat bunyi soal Wakil Ketua Umum mereka, Ronald Sinaga namalain Bro Ron jadi korban pemukulan orang nan mengaku sebagai dua petugas keamanan salah satu firma norma di area Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5).

Juru Bicara DPP PSI Kamaruddin, mengatakan pihaknya mengecam tindakan tersebut. Dia menilai kekerasan bentuk sebagai serangan terhadap kemanusiaan nan tidak bisa ditoleransi.

"Kekerasan terhadap penduduk negara tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum. Kejadian nan menimpa Bro Ron merupakan ancaman nyata atas kebebasan dan keamanan penduduk negara. Jangan pernah kompromi dengan kekerasan," kata Kamaruddin dalam keterangannya, Selasa (5/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PSI, kata dia, karenanya meminta abdi negara kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku. Pihaknya mengaku bakal terus memantau kasus tersebut dan memastikan norma ditegakkan dengan adil.

"Semua nan terlibat dalam tindakan pemukulan barbar ini kudu ditindak tegas tanpa kecuali. Kami bakal terus memantau kasus ini dan memastikan norma bekerja sebagaimana mestinya dan memberikan pengaruh jera bagi para pelaku," ujar Kamaruddin.

PSI menyatakan support Ronald Sinaga. Sebab, satu kader tersakiti, seluruh family besar PSI bakal merasa terluka dan tersakiti. Menurut Kamaruddin, tidak boleh ada tempat bagi premanisme di Indonesia.

"Kekerasan hanya menunjukkan kelemahan logika sehat dan ketidakmampuan berbincang secara setara," katanya.

Polisi telah menangkap dua terduga pelaku dalam kasus tersebut.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan korban telah membikin laporan polisi dan sudah diantarkan untuk proses visum. Selain itu, korban dan saksi juga telah dimintai keterangan.

"Terduga pelaku sebanyak dua orang sudah kami amankan di Polsek untuk di proses lanjut," kata Braiel kepada wartawan, Selasa (5/5).

(thr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional