Para pemain PSIM Yogyakarta(X @PSIMJOGJA)
JUARA Liga 2 musim 2024/2025, PSIM Yogyakarta, mulai mematok sasaran tinggi untuk masa depan klub. Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut secara resmi membidik lisensi kejuaraan Asia, khususnya AFC Champions League Two (ACL 2), pada siklus pengajuan musim depan (2026/2027).
Langkah strategis ini diambil guna membuka kepantasan partisipasi PSIM di kejuaraan kasta kedua tingkat benua tersebut untuk musim 2027/2028. General Manager PSIM, Steven Sunny, menegaskan komitmen manajemen untuk membawa klub ke level internasional setelah sukses kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Fokus Penataan Jangka Pendek
Pada siklus lisensi musim ini, PSIM tercatat hanya mendapatkan status "granted" untuk berkompetisi di Super League musim depan. PSIM menjadi satu dari dua tim di BRI Super League, berbareng PSBS Biak, nan belum mengantongi lisensi ACL 2.
Steven Sunny menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak mengusulkan lisensi ACL 2 tahun ini didasari oleh prioritas manajemen dalam menata fondasi klub pasca-promosi. Sebagai informasi, PSIM baru saja kembali ke kasta tertinggi setelah tidakhadir selama 18 tahun.
“Sebagai tim nan baru kembali menginjakkan kaki di kasta tertinggi, konsentrasi utama manajemen di tahun pertama ini adalah menata beragam kebutuhan jangka pendek klub, termasuk memastikan kepantasan Club Licensing untuk Super League 2025/2026,” ujar Steven dikutip dari laman resmi I.League, Kamis (15/5).
Selain aspek internal, minimnya kuota partisipasi turnamen tingkat benua saat ini juga menjadi pertimbangan manajemen untuk lebih selektif dalam pengajuan lisensi.
Menghindari Sanksi Pengurangan Poin
Manajemen Laskar Mataram menyadari betul pentingnya memenuhi kriteria wajib lisensi. Kegagalan dalam memenuhi standar nan ditetapkan dapat berakibat fatal bagi posisi tim di klasemen.
“Kami terus mencermati segala perubahan aturan. Ada akibat serius andaikan sebuah klub kandas memenuhi kriteria wajib, ialah pengurangan poin di awal kompetisi. Kami mau mengamankan tim dari akibat tersebut,” tambah Steven.
Saat ini, 16 klub Super League lainnya, termasuk Semen Padang nan sudah dipastikan terdegradasi, telah mengantongi lisensi ACL 2 nan secara otomatis memberikan mereka kewenangan berkompetisi di liga domestik musim depan.
Jadwal Penutup Musim PSIM Yogyakarta
Di tengah ambisi lisensi tersebut, PSIM tetap kudu menuntaskan perjuangan mereka di Super League musim ini. Saat ini, Laskar Mataram tertahan di posisi ke-11 klasemen dengan koleksi 42 poin dari 32 laga.
| Minggu, 17 Mei 2026 | Madura United | Kandang | 19.00 |
| Jumat, 22 Mei 2026 | Arema FC | Tandang | 15.30 |
Dua laga terakhir melawan tim asal Jawa Timur ini bakal menjadi ujian penutup bagi konsistensi PSIM sebelum mereka betul-betul bersiap menuju tantangan nan lebih besar di musim-musim mendatang. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·