Taufik Fajar
, Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |13:16 WIB

Pupuk Indonesia (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan kesiapan pasokan bahan baku produksi pupuk asal impor tetap terpenuhi hingga akhir 2026.
Impor itu tidak terpengaruh oleh pelemahan rupiah, lantaran sudah dijamin melalui perjanjian jangka panjang.
Menurut Corporate Secretary PT Pupuk Indonesia (Persero) Yehezkiel Adiperwira pelemahan nilai tukar rupiah di level Rp17.659 per dolar AS telah menjadi salah satu konsentrasi perusahaan saat ini.
Maka itu, perseroan telah melakukan serangkaian efisiensi pada sisi internal, agar petani dalam negeri tak terlalu terdampak kenaikan nilai pupuk akibat pelemahan rupiah.
"Jadi pelemahan nilai tukar memang menjadi salah satu concern manajemen. Namun memang konsentrasi kami memastikan bahwa petani di Indonesia, terutama petani subsidi, tidak terdampak atas pelemahan nilai tukar ini," ujarnya dalam Pupuk Indonesia Insight di Command Center, Jakarta Pusat dikutip, Kamis (21/5/2026).
Upaya ini pun diperkuat dengan keputusan perjanjian impor jangka panjang (long term contract), sehingga nilai bahan baku telah disepakati stabil sampai akhir tahun.
"Kami sudah melakukan long term contract, jadi secara tidak langsung nilai sudah kami bisa maintain dan kami sudah mempunyai stok nan memenuhi untuk produksi pupuk hingga akhir tahun," jelasnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·