Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunaikan salat Id di Masjid Salahuddinn Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta pada Rabu (27/5/2026).
Purbaya mengatakan saat khotbah dalam salat Ied tersebut ada pesan-pesan mengenai mengelola negara, utamanya lantaran Nabi Yusuf juga menteri finansial di zamannya.
"Baru ingat lagi, Nabi Yusuf itu Menteri Keuangan kaya saya rupanya Menteri Keuangan. Jadi, tadi ada pesan-pesan jika seorang Menteri Keuangan, (ada) dua,tiga, empat (pesan). Itu pesan nan berat sekali," ujarnya saat ditemui pewarta di Kantor Pusat DJP, Jakarta pada Rabu (27/5/2026).
"Jadi jika kita jika kita jalankan sesuai dengan pesan-pesan dari khotbah tadi, harusnya Indonesia bisa makin maju ke depannya," lanjutnya.
Dirinya juga mengatakan potensi ekonomi saat musim lebaran Iduladha juga baik lantaran adanya pemerataan kesejahteraan dari pembagian hasil kurban dalam jangka pendek.
Selain itu ada juga perputaran ekonomi di kalangan peternak dan penjual hewan kurban nan turut meningkatkan pendapatan mereka.
"Potensi ekonomi dari kurban ya bagus. Pendapatan pedagang sapi, domba, dan lain-lain meningkat juga. Ini memberi pendapatan juga ke peternak-peternak. Jadi, potensi ini banget baik dan banget signifikan," ucapnya.
Purbaya juga memberikan sapi kurban kepada masjid DJP berjenis Crossing Simental berumur tiga tahun dan dengan berat 868 kilogram.
(luc/luc)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·