Jakarta, CNN Indonesia --
Para Wakil Ketua Komisi XII DPR RI menyatakan dukungann terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.
Saat itu, Presiden menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia kudu betul-betul dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Prabowo juga menekankan petunjuk konstitusi bahwa bumi, air, dan seluruh kekayaan alam nan terkandung di dalamnya kudu dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Salah satu Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan menilai bahwa arah kebijakan pemerintah dalam tata kelola sumber daya alam (SDA) perlu terus diperkuat agar faedah ekonomi tidak hanya berakhir pada sektor hulu, tetapi juga bisa menciptakan nilai tambah, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesan Presiden sangat jelas, bahwa pengelolaan sumber daya alam kudu betul-betul menghadirkan faedah nyata bagi rakyat Indonesia. Karena itu, tata kelola ekspor komoditas SDA, hilirisasi, dan penguatan industri dalam negeri menjadi sangat penting," ujar Putri.
Lebih jauh, Putri menyoroti pernyataan Presiden mengenai keberhasilan investasi nan disebut telah menciptakan sekitar 2,7 juta lapangan kerja. Menurutnya, capaian tersebut kudu dijaga melalui kebijakan ekonomi nan berpihak pada rakyat dan mendorong pemerataan faedah pembangunan.
"Investasi kudu terus didorong, tetapi orientasinya kudu tetap pada pembuatan lapangan kerja, penguatan industri nasional, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Putri juga menyatakan menyambut baik komitmen pemerintah dalam pengembangan daya baru dan terbarukan, termasuk penguatan daya surya sebagai bagian dari transformasi daya nasional menuju kemandirian daya nan berkelanjutan.
Sebagai ketua Komisi XII DPR RI nan membidangi energi, lingkungan hidup, investasi, dan hilirisasi, Putri menegaskan bahwa DPR RI bakal terus mengawal beragam kebijakan strategis agar pembangunan ekonomi Indonesia melangkah secara berkepanjangan dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
"Ekonomi Indonesia kudu bertumpu pada kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat. Kolaborasi antara pemerintah, DPR, bumi usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan Indonesia nan adil, mandiri, dan berkelanjutan," pungkas Putri.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·