Ramadan Digital 2026: Mengapa 88 Persen Konsumen Indonesia Lebih Suka Belanja Lewat Chat?

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

loading...

Pelaku UMKM bisa mengelola ratusan pesan pesanan hampers melalui antarmuka WA Business. Foto:

JAKARTA - Di Indonesia, Ramadan bukan sekadar momentum spiritual, melainkan puncak siklus ekonomi tahunan nan paling masif.

Memasuki Februari 2026, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai bersiap menghadapi anomali pasar: lonjakan permintaan nan ekstrem dalam lama nan sangat singkat.

Di tengah pergeseran perilaku belanja, perpesanan instan sekarang bukan lagi sekadar perangkat komunikasi, melainkan prasarana transaksi nan menentukan hidup-matinya sebuah upaya lokal.

Data terbaru menunjukkan sebuah realitas pasar nan kuat; sebanyak 88 persen masyarakat Indonesia sekarang mengirimkan pesan kepada akun upaya setiap minggunya.

Angka ini mencerminkan tingginya ketergantungan konsumen pada hubungan langsung sebelum melakukan pembayaran, mulai dari sekadar bertanya stok hingga finalisasi pembelian hampers alias menu berbuka.

“Ramadan menghadirkan kesempatan signifikan bagi pelaku UMKM. Namun, lonjakan pesanan menjelang waktu berbuka dan Lebaran menuntut upaya untuk bergerak lebih cepat,” tulis pernyataan resmi WhatsApp, Senin (9/2/2026).

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews