Jakarta, CNN Indonesia --
Ratusan Warga Negara Asing (WNA) nan terlibat dalam sindikat gambling online (judol) jaringan internasional di instansi Hayam Wuruk, Jakarta Barat, dipindahkan ke sejumlah instansi imigrasi.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut pemindahan 320 WNA itu untuk pemeriksaan keimigrasian terhadap para tersangka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini dilakukan pemindahan terhadap 320 WNA ke beberapa letak pemeriksaan keimigrasian untuk proses lebih lanjut," ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/5).
Trunoyudo merincikan sebanyak 150 orang dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim), kemudian 150 orang ke Direktorat Imigrasi Pusat, serta 20 orang lainnya ke Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Ia menambahkan langkah tersebut merupakan bagian dari proses penegakan norma nan dilakukan secara simultan dan terintegrasi bersama pemangku kepentingan terkait.
"Proses ini tetap terus melangkah secara berkepanjangan dan simultan, termasuk koordinasi dengan pihak imigrasi dalam rangka pemeriksaan lanjutan," ungkapnya.
Sebelumnya Bareskrim Polri menggerebek markas gambling online nan dioperasikan ratusan Warga Negara Asing (WNA) dari beragam negara di Gedung Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (9/5).
Dalam penyergapan nan dilakukan Kamis (7/5), polisi menangkap total 321 WNA dari beragam negara. Rinciannya, 57 penduduk negara China, 228 penduduk negara Vietnam, 11 penduduk negara Laos, 13 penduduk negara Myanmar, 3 penduduk negara Malaysia, 5 penduduk negara Thailand, dan 3 penduduk negara Kamboja.
Dari total nan diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dijerat Pasal 426 dan alias Pasal 607 juncto Pasal 20 dan alias Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.
(tfq/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·