Raul Castro dan 5 Eks Pejabat Kuba Didakwa Atas Serangan Udara Mematikan

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Awaludin , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |09:52 WIB

Raul Castro dan 5 Eks Pejabat Kuba Didakwa Atas Serangan Udara Mematikan

Mantan pemimpin Kuba, Raul Castro (foto: AP News)

JAKARTA - Mantan pemimpin Kuba, Raul Castro, didakwa oleh otoritas Amerika Serikat atas dugaan keterlibatannya dalam penembakan dua pesawat sipil organisasi Brothers to the Rescue pada 1996. Serangan di atas perairan internasional itu menewaskan empat orang, termasuk tiga penduduk negara Amerika Serikat.

Dilansir dari bnonews, Kamis (21/5/2026). Departemen Kehakiman AS mengumumkan, dakwaan pengganti tersebut pada Rabu 20 Mei 2026 di pengadilan federal Miami. Selain Raul Castro, lima orang lain juga didakwa, ialah Lorenzo Alberto Perez-Perez, Emilio José Palacio Blanco, José Fidel Gual Barzaga, Raul Simanca Cardenas, dan Luis Raul Gonzalez-Pardo Rodriguez.

Mereka menghadapi sejumlah dakwaan, mulai dari persekongkolan membunuh penduduk negara AS, perusakan pesawat udara, hingga pembunuhan. Jika terbukti bersalah, para terdakwa terancam balasan penjara seumur hidup hingga balasan mati.

Brothers to the Rescue alias Hermanos al Rescate merupakan organisasi berbasis di Miami nan menjalankan misi kemanusiaan untuk mencari migran Kuba nan lenyap alias mengalami kesulitan di Selat Florida. Pada era 1990-an, golongan tersebut juga aktif mendukung aktivitas pro-demokrasi Kuba.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa pemasok intelijen Kuba sukses menyusup ke organisasi tersebut dan memberikan info mengenai operasi penerbangan kepada pemerintah Kuba. Informasi itu diduga digunakan untuk merancang operasi militer pada 24 Februari 1996.

Pada hari kejadian, tiga pesawat Brothers to the Rescue lepas landas dari Bandara Opa-locka, Florida Selatan, untuk menjalankan misi kemanusiaan di wilayah selatan garis paralel ke-24.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com