Realisasi PNBP Minerba Tembus Rp 48,95 Triliun, Naik 6,21%

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Tri Winarno melaporkan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor mineral dan batu bara (minerba) periode Januari hingga April 2026 mencapai Rp 48,95 triliun.

Penerimaan ini naik 6,21% secara tahunan alias year on year (YoY) dibandingkan Januari-April 2025 nan sebesar Rp 46,09 triliun.

Tri menyampaikan realisasi realisasi penerimaan sektor minerba sudah menembus Rp 55 triliun jika dihitung hingga pertengahan Mei 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari sisi PNBP realisasi Ditjen Minerba pada saat ini dari periode Januari sampai April mencapai Rp 48,95 triliun, sebetulnya jika ditarik sampai 15 Mei mencapai Rp 55 triliun dan secara tahunan terdapat kenaikan 6,21%," ujarnya dalam RDP dengan Komisi XII DPR RI, Selasa (19/5/2026).

Tri menambahkan pada tahun ini sasaran PNBP sektor minerba juga meningkat dibandingkan tahun lalu. Di mana pada tahun ini sebesar Rp 124,75 triliun. Kemudian tahun ini meningkat 7,36% menjadi Rp 133,93 triliun.

"Dari sisi sasaran tahun 2026 juga mencapai jumlah nan meningkat dibanding tahun 2025," katanya.

Adapun berasas paparan nan ditayangkan dalam RDP ini, secara bulanan, realisasi PNBP pada Januari 2026 tercatat Rp 11,18 triliun alias turun 9,33% dibanding Januari 2025.

Kemudian pada Februari 2026 mencapai Rp 9,97 triliun. Pada bulan ini terjadi peningkatan 7,55%. Peningkatan juga terjadi di Maret 2026, namun tidak terlalu signifikan, ialah naik 3% alias Rp 12,01 triliun.

Selanjutnya, PNBP pada April mengalami lonjakan cukup signifikan dengan naik sekitar 23,07% menjadi Rp 15,79 triliun.

Dalam paparan tersebut juga dijelaskan bahwa info per 30 April 2026 tetap berkarakter cut off sehingga realisasi April tetap berpotensi mengalami perubahan.

(hns/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance