Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menganugerahkan penghargaan kepada dua satuan tugas (satgas) Korps Marinir nan bekerja di Papua.
Penghargaan diberikan atas keberhasilan prajurit baret ungu dalam operasi pengamanan perbatasan nan tidak hanya melumpuhkan personil Organisasi Papua Merdeka (OPM), tetapi juga merebut puluhan markas golongan bersenjata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu satuan nan menerima penghargaan tersebut adalah Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile Batalyon Infanteri (Yonif) 10 Marinir Gobang IV di bawah ketua Letkol Mar Aris Moko lulusan Akademi Angkatan Laut 2005.
Satgas Yonif 10 Marinir Gobang IV nan bekerja di wilayah Papua Barat Daya, mencatatkan capaian dengan sukses menguasai 56 markas OPM nan tersebar di sejumlah titik strategis termasuk Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Bintuni.
Dalam rangkaian beberapa operasi tersebut, prajurit Marinir juga sukses melumpuhkan 10 personil golongan separatis bersenjata.
Mereka juga mengamankan total 4 pucuk senjata api, 13 pucuk senapan, amunisi, 146 buah senjata tradisional, 11 unit HP, 2 unit HT 2 kitab agenda organisasi OPM, 24 buah power system, aksesoris bintang kejora dan perlengkapan logistik lainnya.
"Keberhasilan ini menunjukkan kapabilitas tempur tinggi serta efektivitas operasi nan dilaksanakan oleh Korps Marinir dalam menghadapi medan operasi nan kompleks dan berisiko tinggi," dikutip dari keterangan tertulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal), Kamis (7/5).
Sebelum menerima penghargaan tertinggi dari KSAL, sejumlah prajurit nan tergabung dalam Satgas Yonif 10 Marinir Gobang IV juga memperoleh kenaikan pangkat luar biasa (KPLB), sekolah, satgas luar negeri.
"Kenaikan pangkat luar biasa tersebut diberikan kepada prajurit nan dinilai menunjukkan tindakan heroik, dedikasi tinggi, serta kontribusi signifikan dalam keberhasilan operasi, khususnya dalam kontak tembak dan penguasaan wilayah pedoman golongan bersenjata," kata Dispenal.
(yoa/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·