Tim Okezone
, Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |11:03 WIB

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir saat interogasi Aktivis Global Sumud (foto: tangkapan layar X)
JAKARTA – Nama Itamar Ben-Gvir (50) kembali menjadi sorotan internasional setelah gelombang kecaman bumi muncul, mengenai perlakuan Israel terhadap para aktivis support kemanusiaan menuju Gaza.
Ben-Gvir disebut memicu kemarahan dunia usai para aktivis support Gaza dilaporkan mengalami perlakuan tidak manusiawi setelah ditahan otoritas Israel. Sejumlah negara apalagi memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.
Siapa Ben-Gvir?
Dilansir dari Aljazeera, Kamis (24/5/2026). Ben-Gvir saat ini menjabat sebagai Menteri Keamanan Nasional Israel sejak Desember 2022 dalam pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Sosoknya dikenal sebagai politikus sayap kanan garis keras. Saat remaja, Ben-Gvir pernah berasosiasi dengan partai Kach, organisasi ekstremis Yahudi nan kemudian dilarang di Israel, lantaran dianggap menghasut rasisme terhadap penduduk Palestina dan mendukung organisasi teror.
Aktivitasnya di golongan tersebut membikin Ben-Gvir tidak memenuhi syarat mengikuti wajib militer Israel saat berumur 18 tahun. Kini, dia memimpin partai sayap kanan Otzma Yehudit alias “Kekuatan Yahudi”.
Ben-Gvir juga diketahui tinggal di Kiryat Arba, salah satu permukiman Israel paling garis keras di wilayah Tepi Barat nan diduduki.
Kontroversi terhadap Ben-Gvir bukan perihal baru. Tahun lalu, Australia, Kanada, Selandia Baru, Norwegia, dan Inggris menjatuhkan hukuman terhadap dirinya berbareng Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich atas tuduhan menghasut kekerasan terhadap penduduk Palestina.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·