Remaja 13 Tahun Hanyut di Sungai Kampar Riau, Basarnas Lakukan Pencarian

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Remaja 13 Tahun Hanyut di Sungai Kampar Riau, Basarnas Lakukan Pencarian Tim SAR Pekanbaru menerima info dari BPBD Kampar soal 1 orang tenggelam di Sungai Kampar Desa Pulau Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Adapun titik koordinat perkiraan LKP 0°19'26"N 100°56'39"E.(Dok.)

Remaja 13 Tahun Hanyut di Sungai Kampar, Basarnas Pekanbaru Kerahkan Tim Pencari

TIM Basarnas Pekanbaru tengah melakukan operasi pencarian intensif terhadap seorang remaja laki-laki berjulukan Rahmadani (13) nan dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Kampar, Desa Pulau Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, pada Kamis (14/5).

Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan laporan nan diterima, korban sebelumnya sedang beraktivitas mandi di sungai berbareng 15 orang rekannya. Namun, saat rekan-rekannya mulai menyudahi aktivitas tersebut, korban berbareng satu orang lainnya tetap berada di air hingga akhirnya Rahmadani terseret arus dan menghilang.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima info mengenai kejadian tersebut dari BPBD Kampar. Sebagai respons cepat, sebanyak tujuh personel SAR telah diberangkatkan menuju letak kejadian.

Data Teknis Kejadian:

  • Identitas Korban: Rahmadani (Laki-laki, 13 Tahun)
  • Lokasi Kejadian: Sungai Kampar, Desa Pulau Balai, Kec. Kuok
  • Titik Koordinat (LKP): 0°19'26"N 100°56'39"E
  • Jarak Tempuh Tim: ± 58 Kilometer dari Pekanbaru

"Sampai saat ini hasil pencarian tetap nihil. Tim sudah bergerak ke letak dengan jarak tempuh sekitar 58 kilometer untuk melakukan penyisiran," ujar Budi Cahyadi dalam keterangan resminya, Kamis (14/5).

Prosedur Evakuasi dan Imbauan Keselamatan

Budi menjelaskan bahwa jika korban sukses ditemukan, tim bakal segera melakukan pemindahan ke rumah sakit alias Puskesmas terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut. Mengingat derasnya arus sungai dan antusiasme penduduk nan mau membantu, Basarnas mengeluarkan peringatan khusus.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat nan terlibat dalam proses pencarian agar tetap memperhatikan aspek keselamatan diri sendiri. Jangan sampai niat membantu justru menimbulkan akibat baru," tegas Budi. (RK/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia