Santri Diduga Dicabuli Pengajar Ponpes Bogor, 3 Korban Lapor Polisi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Setidaknya belasan santri menjadi korban dugaan pelecehan oleh pengajar di salah satu pondok pesantren di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tiga dari diduga 17 korban dugaan pelecehan itu pun sudah melapor ke polisi.

"Jadi itu baru dugaan (17 korban pencabulan) lantaran kami baru menerima laporan resmi dari tiga orang korban. Jadi kami belum tahu jika (korban) 17 orang itu, lantaran kan belum resmi melapor, gitu kan," kata Kasat PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri, Kamis (7/5).

Silfi mengatakan ketiga korban nan telah melapor merupakan remaja berumur belasan tahun. Sementara itu, pihak nan dilaporkan di antaranya pengajar dan kawan satu pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban laki-laki, nan dilaporkan juga laki-laki. Korban usianya kelas 8-9 SMP, sekitar 14-15 (tahun). Jadi dari setiap korban ini, nan dilaporkannya itu beda-beda. Jadi (pelaku) bukan satu orang nan sama," kata Silfi.

"Kejadiannya di pesantren, TKP-nya, maaf, di pesantren. nan terlapor itu ada nan pengajar dan ada juga nan sesama siswa juga," sambungnya.

Silfi menyebut saat ini pihaknya tetap melakukan proses pemeriksaan terhadap korban dan saksi.

"Kita lagi mau mengarah ke saksi dulu, kemarin kan kita konsentrasi dulu ke korbannya mengenai visum, pemeriksaan psikolog, dan psikiatrumnya. Jadi memang tetap berproses," kata Silfi.

Selain itu, dia memastikan kepolisian juga bakal memanggil pihak pesantren untuk dimintai keterangan.

"[Selanjutnya] kita juga bakal memeriksa saksi-saksi lantaran setiap korban kan saksinya beda-beda nih. Kemudian kelak kita periksa dari pihak ponpes juga," kata Silfi.

Dia menerangkan dari laporan para korban, dugaan peristiwa pencabulan itu terjadi pada 2025 lalu.

Beberapa korban mengaku dicabuli terlapor ketika sedang tidur dan diketahui oleh temannya.

Selain itu, Silfi mengatakan kepolisian mempersilakan pihak-pihak nan merasa menjadi korban untuk membikin laporan.

"Jadi hari ini kita tetap tindak lanjuti nan tiga (korban) ini dulu, tetapi tidak menutup korban-korban lain untuk membikin laporan, kami persilakan selama 24 jam, kami terbuka," imbuhnya.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(kid/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional