Satu Lagi Korban Pencabulan di Ponpes Pati Melapor ke Polisi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Satu Lagi Korban Pencabulan di Ponpes Pati Melapor ke Polisi Ponpes Dholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Telogowungu, Kabupaten Pati sudah ditinggal santri setelah ditutup akibat kasus pencabulan terhadap puluhan santriwati terkuak.(Akhmad Safuan/MI)

KORBAN melaporkan pencabulan pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati nan sekarang menjadi tersangka A bertambah. Polisi sekarang tengah mendalami dan memeriksa korban nan baru melapor.

Korban seorang wanita merupakan pengikut lama tersangka A datang ke Polresta Pati didampingi penasehat norma Burhanuddin untuk melaporkan pencabulan dan kekerasan seksual nan dialaminya.

"Ya kami datang ke sini mendampingi korban untuk melaporkan tersangka A atas kasus pencabulan dan tindak kekerasan seksual nan pernah dialami," ujar Burhanuddin, Kamis (14/5).

Menurut Burhanuddin korban sempat ikut tersangka pada 2013-2014. Menurut pengakuan korban, dia menjadi korban sekitar 1 tahun, namun selama ini tidak berani melaporkan lantaran di bawah tekanan tersangka dengan modus adanya pola nan konsisten berupa penerapan doktrin kepatuhan nan ketat. 

Saat ini korban tetap menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian dengan pengawalan dari tim pembelaan Aspirasi nan melibatkan lebih dari 20 pengacara.

"Kami Ajan terus mengawal kasus ini," imbuhnya.

Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Pati AKP Iswantoro mengatakan tim interogator sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelapor baru.

"Jadi ada tambahan satu lagi korban nan mengadu ke Polresta Pati, tim interogator saat ini sudah melakukan proses pemeriksaan terhadap korban," ujar Iswantoro.

Ia menjelaskan bahwa Polresta Pati tetap membuka posko unik bagi para korban lain untuk melaporkan dugaan tindak kejahatan pencabulan oleh pengasuh ponpers di Pati. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia