Salah satu perihal nan bikin kangen dari fitur Windows adalah Clipboard History, di Elementary OS nan saya gunakan, lantaran memang sistem ini dibuat sangat minimal, fitur tersebut tidak ada, selain jika kita pakai aplikasi pihak ketiga.
Baca Juga : Cara Menambahkan Clipboard History di Elementary OS
Sayangnya, beberapa aplikasi kadang tidak melangkah sempurna lantaran kebanyakan dibuat untuk melangkah di GNOME, sementara Elementary OS sendiri menggunakan desktop environment Pantheon nan punya pendekatan berbeda dan lebih tertutup dalam perihal integrasi fitur tambahan. Akibatnya, tidak semua aplikasi clipboard manager bisa melangkah dengan stabil alias tampil dengan baik di sistem ini.
Nah beberapa aplikasi seperti Clipman, CopyQ, alias GPaste sebenarnya bisa dipasang, namun dari pengalaman saya ada saja kendalanya, mulai dari dari icon tray nan tidak muncul dengan benar, integrasi nan kurang rapi dengan sistem, sampai masalah auto start nan kadang tidak konsisten setelah login.
Akhirnya saya coba bikin sendiri
Karena saya cukup penasaran, dan setelah saya coba membaca beberapa dokumentasi, tutorial dan mencoba memahami sistem ini lebih dalam, akhirnya saya memutuskan untuk membikin aplikasi Clipboard History sendiri.
Nah aplikasi ini berjulukan “Clipboard History” nan saya buat menggunakan Vala dengan toolkit GTK serta Granite, sehingga tampilannya tetap terasa menyatu dengan kreasi unik Elementary OS nan sederhana dan minimalis. Tujuannya bukan untuk membikin aplikasi clipboard manager nan kompleks, tetapi lebih ke menyediakan kegunaan dasar nan betul benar saya butuhkan sehari hari.

Untuk langkah kerjanya sendiri sebenarnya cukup sederhana, aplikasi ini ini bakal memantau clipboard sistem secara berkala, dimana setiap kali ada teks baru nan disalin, teks tersebut bakal otomatis disimpan ke dalam daftar riwayat clipboard.
Dan dari daftar ini saya bisa memandang kembali teks nan sebelumnya pernah disalin, mencari teks tertentu, alias menyalinnya kembali hanya dengan satu klik saja, simpel tapi ini nan saya butuhkan.
Fungsi dan Integrasi?
Nah fungsinya sendiri sederhana, hanya menampilkan daftar teks nan pernah disalin, adanya kegunaan pencarian, clear all, copy kembali dan delete satu satu, tepat seperti pada gambar diatas.

Setiap teks nan disalin, dia bakal langsung tersimpan di Clipboard History dengan catatan aplikasi ini kudu terbuka. Jika tidak, dia tidak bakal mengambil Clipboard dilatar belakang.
Next mungkin bakal saya coba kembangkan lagi, tapi untuk sekarang ini sudah sempurna menurut saya.
Selain itu, integrasinya sendiri sudah saya sesuaikan dan ketika aplikasi diinstall, dia bakal otomatis membikin shortcut aplikasi di Applications menu.

Sehingga dengan itu, saya bisa akses dengan mudah termasuk bisa di Pin di Dock juga, cukup lah bagi saya.
Cara Install
Nah untuk sekarang memang aplikasi ini tetap dalam tahap awal, belum sempurna dan mungkin tetap ada beberapa hambatan dan bug, untuk Anda nan berkeinginan mencoba, Anda bisa cek laman GitHub saya berikut.
Untuk instalasi mudahnya, Anda bisa mendownload file .deb dari laman berikut, kemudian install dengan perintah berikut :
sudo dpkg -i clipboard-history-1.0.deb
Atau Anda bisa menggunakan aplikasi seperti GDebi alias Eddy untuk instalasi via GUI.

Nah Anda juga bisa build secara manual dengan langkah meng-compile langsung source code nan ada di repository, caranya bisa Anda cek di laman GitHub saja ya.
Secara struktur sih, project ini cukup sederhana dan mudah dipahami, hanya terdiri dari beberapa file utama seperti main.vala nan menangani entry point aplikasi, window.vala untuk tampilan antarmuka, dan clipboard-manager.vala nan bekerja memonitor clipboard dan mengelola daftar riwayat nan tersimpan.
Belum ada integrasi dengan Wingpanel Indicator ataupun kombinasi seperti Win + V, apalagi Dark Mode juga belum tersedia, tapi mungkin kelak bakal saya coba kembangkan lagi, lantaran kemarin malah error dan aplikasi jadi terkendala.
Nah jika Anda tertarik silahkan Anda coba guys, dan lantaran aplikasi ini berkarakter open source, bagi Anda pengguna Linux terutama pengguna Elementary OS sekaligus Developer Anda juga bisa ikut mengembangkannya kok.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·