Presiden Prabowo Subianto di rapat paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu, (20/5).(Dok. Youtube Sekretariat Presiden)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah negara, termasuk nan secara ekonomi lebih kaya dari Indonesia, datang untuk meminta support komoditas dari tanah air akibat surplus produksi domestik.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
"Saudara-saudara, saya jika ke luar negeri sebagai Presiden Indonesia saya sangat dihormati, sangat dihormati. Bahkan mereka sekarang banyak negara minta support ke kita, mereka minta support pupuk ke kita, lantaran produksi pupuk kita lebih," ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menyebut beberapa negara besar dan strategis di beragam bagian bumi nan telah mengusulkan permintaan support logistik tersebut, mulai dari area regional hingga Amerika Latin.
"Saudara-saudara, kita diminta support oleh Australia, kita berikan. India, Brasil, Filipina. Saudara-saudara bayangkan, Indonesia sekarang bisa membantu negara-negara lebih kaya dari kita," ujarnya.
Meski demikian, Presiden Prabowo mengingatkan seluruh jejeran pemerintahan dan masyarakat untuk tidak sigap berpuas diri alias tinggi hati. Sebaliknya, momentum ini kudu dijadikan modal utama untuk mendongkrak rasa percaya diri bangsa.
"Ini jangan membikin kita sombong, tapi ini membikin kita lebih percaya diri," tegasnya.
Presiden Prabowo mengakui bahwa postur perekonomian dan tata kelola di dalam negeri tetap mempunyai banyak catatan merah nan kudu dibenahi. Ia membujuk seluruh komponen bangsa untuk tidak menutup mata terhadap kekurangan tersebut dan berani melakukan pembersihan internal.
Menurutnya, jika masalah penyelewengan anggaran dan norma di dalam negeri bisa diatasi, maka pertumbuhan Indonesia di masa depan bakal jauh lebih masif.
"Memang tetap ada banyak kekurangan, dan saya orang nan selalu membujuk mari kita berani menghadapi kekurangan kita, kita berani menghadapi kesulitan. Kita kudu bisa mengatasi penyelewengan di negeri kita. Kalau demikian, kita bakal tumbuh luar biasa," pungkas Presiden Prabowo. (H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·