Felldy Utama
, Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |13:13 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin/Okezone
JAKARTA- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa pada tahun 2026, ditargetkan seluruh kabupaten di wilayah Jawa sudah dikawal oleh satu Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan.
"Kita targetkan setiap tahun 150 batalyon untuk memenuhi 514 Kabupaten. Insha Allah di tahun 2026 seluruh kabupaten di wilayah Jawa sudah dikawal oleh satu batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan," kata Menhan, saat rapat berbareng Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026)
Dengan adanya Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, maka diharapkan bisa membantu menekan nomor pidana di masyarakat terutama tindakan begal.
Sebab, tugas dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan melakukan patroli keliling dengan kendaraan nan disiapkan oleh industri pertahanan, baik itu kendaraan listrik maupun kendaraan non-listrik.
Sehingga, dia berambisi keberadaannya bisa membangun sistem keamanan lingkungan (Siskamling), nan sebelumnya sudah menurun aktivitasnya.
"Tapi setelah kita berada di situ, membikin pangkalan, dan pangkalan itu sudah jadi, dengan latihan, keahlian dan sebagainya. Ini pemalak pidana di situ nan tadinya minus sekian persen, sekarang menjadi plus sekian persen kriminalnya hilang, sudah di atas 50%," ujarnya.
Kemudian, kata dia, adanya batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan juga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat terutama UKM.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·