Serangan AS dan israel ke iran Bukti Keterlibatan AI dalam Militer

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

loading...

TEHERAN - Anthropic menjelaskan kenapa mereka menolak mengizinkan teknologi AI mereka digunakan untuk tujuan militer.

Perusahaan pengembangan kepintaran buatan (AI) Anthropic telah menjelaskan kenapa mereka menolak memberikan akses tak terbatas kepada militer AS terhadap model AI mereka, Claude, setelah hubungan antara kedua pihak berhujung pekan lalu.

Sebelumnya, Pentagon, melalui Departemen Perang, memerintahkan Anthropic untuk mengizinkan penggunaan Claude untuk semua tujuan nan "sah".

Namun, perusahaan tersebut menolak permintaan tersebut, khususnya pada dua poin: penggunaan AI untuk pengawasan massal penduduk AS dan senjata otonom.

Akibat penolakan tersebut, Anthropic dicantumkan sebagai akibat rantai pasokan pertahanan, label nan biasanya diterapkan pada pihak asing.

CEO-nya, Dario Amodei, dalam sebuah wawancara dengan jaringan buletin CBS, mengatakan bahwa jangka waktu tiga hari nan diberikan kepada pemerintah AS untuk mengambil keputusan terlalu singkat.

Ia juga menyatakan bahwa ada amandemen pada teks perjanjian nan memungkinkan argumen "keamanan nasional" digunakan untuk memperluas penggunaan Claude di luar konteks militer.

Amodei menekankan bahwa saat ini belum ada model kepintaran buatan nan cukup matang untuk memastikan bahwa sistem senjata nan sedang dikembangkan tidak bakal melakukan kesalahan.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews