Serangan Militer Pakistan Tewaskan 92 Militan di Balochistan, Tuding Keterlibatan Asing

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Serangan Militer Pakistan Tewaskan 92 Militan di Balochistan, Tuding Keterlibatan Asing

Serangan Militer Pakistan Tewaskan 92 Militan di Balochistan, Tuding Keterlibatan Asing (Dawn via AFP)

QUETTA - Serangan pasukan keamanan Pakistan di beberapa kota di provinsi Balochistan bagian barat daya menewaskan 92 militan, pada Sabtu (31/1/2026). 

1. 92 Militan Tewas

Militer Pakistan mengatakan dalam sebuah pernyataan, 15 personel keamanan juga tewas selama operasi pembersihan. Sementara militan menargetkan penduduk sipil di beberapa daerah, menewaskan sedikitnya 18 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Serangan tersebut dilakukan sehari setelah militer Pakistan mengatakan telah membunuh 41 militan dalam serangan terpisah di Balochistan, nan berbatasan dengan Iran dan Afghanistan. Militer telah menghadapi pemberontakan separatis selama beberapa dekade.

Kelompok separatis terlarang, Tentara Pembebasan Baloch (Baloch Liberation Army/BLA), menyatakan bertanggung jawab atas serangan hari Sabtu. BLA menyatakan telah melancarkan serangan tersebut secara serentak di seluruh provinsi. BLA mengatakan telah membunuh 84 personel keamanan Pakistan dan operasi nan sedang berjalan telah berjalan selama 15 jam.

Sayap media militer, ISPR, mengatakan serangan itu dilakukan oleh militan nan disponsori India. Pasukan keamanan telah menggagalkan upaya untuk merebut kendali atas kota alias instalasi strategis mana pun.

"Laporan intelijen telah secara tegas mengonfirmasi bahwa serangan itu diatur dan diarahkan oleh pemimpin teroris nan beraksi dari luar Pakistan, nan berkomunikasi langsung dengan para teroris sepanjang kejadian tersebut," demikian pernyataan itu, melansir Reuters, Minggu (1/2/2026).

Disebutkan, serangan dilancarkan di seluruh Quetta, Mastung, Noshki, Dalbandin, Kharan, Panjgur, Tump, Gwadar, dan Pasni.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi mengutuk serangan tersebut. Ia memuji pasukan keamanan lantaran sukses memukul mundur mereka, dengan mengatakan mereka telah membunuh puluhan militan.

Para pejabat keamanan mengatakan orang-orang bersenjata melancarkan serangan di beberapa wilayah perkotaan, termasuk ibu kota provinsi Quetta dan kota pelabuhan Gwadar, nan memicu operasi oleh tentara, polisi, dan unit kontra-terorisme.

Para pejabat menyatakan, rumah sakit ditempatkan dalam kondisi darurat di beberapa distrik.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com