Seskab Teddy Soroti 'Inflasi Pengamat', Pakai Data Tak Sesuai Fakta

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyinggung kejadian nan disebutnya sebagai 'inflasi pengamat', ialah meningkatnya pihak-pihak nan menyampaikan opini di ruang publik tanpa didukung latar belakang skill maupun info nan akurat.

Teddy mengatakan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari beragam pihak, dengan penekanan pada pentingnya penyampaian nan berbasis info dan fakta.

"Sekarang ini, ada satu fenomena. Apa itu? Ada nan namanya inflasi pengamat. Jadi, banyak sekali pengamat. Ada pengamat beras, tapi dia background-nya bukan di situ. Ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri, dan pengamat-pengamat itu datanya tidak sesuai fakta, datanya keliru," kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teddy menyebut sejumlah pengamat menyampaikan info keliru dan tidak sesuai kondisi sebenarnya. Fenomena tersebut, dikatakan Teddy, telah berjalan sejak sebelum Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden RI, dengan tujuan memengaruhi opini publik.

"Dari sebagian besar, pengamat-pengamat itu adalah pengamat-pengamat nan sejak dulu sudah berupaya memengaruhi warga, membentuk opini publik. Bahkan sejak Pak Prabowo belum menjadi presiden," ucap Teddy dikutip dari YouTube Setpres.

Meski demikian, Seskab menekankan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap tinggi.

"Tapi faktanya apa? Faktanya lebih dari 96 juta penduduk lebih percaya Pak Prabowo, tidak percaya mereka. Itu adalah bukti nyata kepercayaan publik. Bukan suatu asumsi," ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy menyampaikan perbedaan pandangan merupakan perihal nan wajar dalam demokrasi. Pemerintah, menurutnya, tidak menutup ruang kritik, selama disampaikan secara konstruktif dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Jadi saya kira boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat. Silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi statement nan mengarah pada kecemasan, membikin orang resah terhadap negeri ini. Semuanya stabil, semuanya terkendali," ucap Teddy.

Teddy kemudian membujuk seluruh komponen masyarakat, termasuk insan pers, untuk bersama-sama menjaga optimisme dan membangun angan positif terhadap masa depan bangsa. Seskab menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja, dengan tetap membuka ruang bagi kritik dan masukan publik.

"Kita kudu punya angan dan angan nan baik untuk negeri ini. Jangan sampai kita menjadi orang-orang nan malah justru membujuk orang lain untuk punya angan dan angan nan jelek untuk negeri nan kita cintai ini," kata Seskab.

"Tentu belum sempurna. Kami terima kritik, terima masukan. Secepat mungkin kita sempurnakan, kita maksimalkan sesegera mungkin," ujarnya menambahkan.

(har)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional