loading...
Bittime mencoba menarik penanammodal lewat strategi poin, nan diharapkan bisa mendorong kemauan orang bertransaksi ditengah pasar mata uang digital nan menurun. Foto: Sindonews/Gemini
JAKARTA - Ketika perubahan pasar aset mata uang digital sering kali menguras kantong penanammodal akibat biaya transaksi, platform bursa mata uang digital Bittime mencoba menyodorkan strategi beda.
Platform nan telah berizin dan diawasi di Indonesia ini memperkenalkan program "Bittime Mining-Points" dengan total kolam bingkisan (prize pool) mencapai 100.000 $USDT untuk merombak langkah pandang masyarakat terhadap istilah penambangan aset digital.
Secara teknis, istilah "mining" alias penambangan dalam industri mata uang digital dunia telah mengalami pergeseran makna. Jika sebelumnya aktivitas ini identik dengan pemrosesan teknis blockchain nan memerlukan perangkat keras berkekuatan tinggi, sekarang Bittime mengadopsinya sebagai skema insentif berbasis partisipasi.
Mereka klaim, setiap aktivitas perdagangan (trading) dan rujukan (referral) bisa jadi poin nan dapat diakumulasi secara otomatis dan real-time.
Biaya transaksi neto (net trading fee) sering kali menjadi halangan psikologis bagi penanammodal untuk aktif bertransaksi.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·