Skandal Dugaan Pemalsuan Riset Seret Nama UNY, Pihak Kampus Buka Suara

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Liputan6.com, Yogyakarta - Skandal dugaan pemalsuan riset menyeret nama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Dua peneliti asal Indonesia dari UNY disebut-sebut melakukan pemalsuan riset, apalagi dipresentasikan di forum internasional. 

Dua peneliti tersebut atas nama Rifaldy Putra dan Prihartini, keduanya mepresentasikan penelitiannya di Kopenhagen, Denmark pada 17 hingga 21 Mei 2026 lalu. Terkait perihal ini, Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof Nur Hidayanto angkat bicara. Nur Hidayanto mengatakan, saat ini pihaknya tetap melakukan penelusuran tentang dua nama nan ramai diperbincangkan di media sosial ini.

Nur Hidayanto membeberkan dua nama ialah Rifaldy Putra dan Prihartini memang tercatat di database sebagai alumni UNY.

"Dua nama ialah Rifaldy Fajar dan Prihartini, dua nama itu memang ada di database (alumni) kami. Rifaldy merupakan mahasiswa Matematika tahun 2014 dan Prihartini mahasiswa Matematika tahun 2015," kata Nur Hidayanto, Selasa (26/5/2026). 

"Hanya ini mesti kita telusuri. Apakah dua nama itu betul nama nan dimaksud. Kami cemas apakah betul itu nan dimaksud alias bukan. Maka kami perlu konfirmasi dulu. Kami mau tabayyun dulu," imbuh Nur Hidayanto.

Nur Hidayanto menjelaskan pihaknya telah mencoba untuk mengontak Rifaldy untuk mengonfirmasi kebenaran dari berita nan beredar di media sosial. Hanya saja, nomor Rifaldy nan ada di database UNY sudah tak lagi bisa dikontak.

"Kami sudah mencoba mengontak Rifaldy tapi belum bisa tersambung lantaran nomornya rupanya ganti. Sedangkan untuk Prihartini kami sudah bisa kontak," urai Nur Hidayanto.

Guru Besar UNY ini mengungkapkan, Prihartini merespons saat dikontak melalui Whatsapp. Ketika dihubungi, lanjut Nur Hidayanto, nan berkepentingan sempat memberikan penjelasan singkatnya.

"Jadi setelah saya WA, 'Apakah betul ini menurut Mbak Prihantini info kami?'. Jawabannya: 'Mohon maaf atas kegaduhan nan terjadi di medsos nan membawa nama UNY. Kami menyatakan telah terjadi miskonsepsi di beberapa pihak dan menyebar di medsos dengan sigap tanpa konfirmasi ke kami terlebih dahulu'," urai Nur Hidayanto.

Walaupun bisa berkomunikasi dengan Prihartini namun Nur Hidayanto tetap ragu apakah sosok nan dihubunginya sama dengan sosok nan ramai diperbincangkan di media sosial soal dugaan pemalsuan riset.

Nur Hidayanto memastikan nama Rifaldy Putra maupun Prihartini tidak tercatat sebagai pengajar ataupun periset di UNY. "Kalau saya cek di database kepegawaian kami dua nama itu tidak ada. Jadi saya pastikan bukan pengajar di UNY," terang Nur Hidayanto.

Nur Hidayanto menambahkan soal penyebutan asal Rifaldy di Jurusan Bedah Transplantasi Hati dan Laboratory Yogyakarta State University, Biology disebutnya tidak betul lantaran tidak ada nama bidang alias departemen itu di UNY. 

"Tidak ada nama bidang itu dan departemen itu di UNY," tutup Nur Hidayanto. 

Kontributor: Purnomo Edi

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita