Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa(MI/Naufal Zuhri)
PEMERINTAH menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,8% hingga 6,5% pada 2027 dengan mengandalkan peran sektor swasta nan dinilai mulai kembali bergerak. Target tersebut menjadi bagian dari strategi menuju pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan optimisme itu didasarkan pada capaian ekonomi sepanjang 2026 nan menunjukkan tren positif. Pada triwulan pertama 2026, pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61% dan diperkirakan terus menguat hingga mendekati 6% pada akhir tahun.
"Sekarang aja, tahun ini aja kita sorong menekati 6%, jadi peluangnya besar sekali. Saya minta tahun depan mesin-mesin swastanya udah melangkah lebih baik dibanding sekarang," ujarnya dalam konvensi pees di Gedung DPR, Rabu (20/5).
Menurut dia, kontribusi sektor swasta terhadap pertumbuhan ekonomi mulai terlihat, meski belum melangkah sepenuhnya optimal. Pemerintah pun mau momentum tersebut terus diperkuat agar laju pertumbuhan ekonomi bisa meningkat lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan.
"Ini dengan mesin swasta nan baru mulai bergerak loh, belum penuh. Saya pikir tahun depan udah bergerak lebih cepat," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sasaran pertumbuhan ekonomi 5,8% hingga 6,5% dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027. Pemerintah menilai nomor tersebut menjadi injakan krusial menuju sasaran pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029.
“Dengan strategi ekonomi nan tepat kebijakan fiskal nan prudent dan berkepanjangan saya percaya ekonomi Indonesia dapat tumbuh 5,8%-6,5% menuju pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029," kata Prabowo.
Dalam rancangan kebijakan fiskal 2027, pemerintah juga menargetkan defisit APBN berada pada kisaran 1,8% hingga 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB). Sementara pendapatan negara diproyeksikan mencapai 11,82% sampai 12,4% PDB dan shopping negara berada di rentang 13,62% hingga 14,8% PDB.
"Defisit APBN bakal kami jaga dalam kisaran 1,8% sampai 2,4%. Kita bakal berjuang terus untuk menekan defisit," pungkas Prabowo. (Mir/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·