Jakarta, CNN Indonesia --
Terapis spa di Surabaya berjulukan Nur Hasannah Prasetya diduga dengan licik menguras duit Rp1,2 miliar milik pengguna langganannya, ialah Tonny Soegiono.
Nur nan bekerja di Spa Superior, Jalan HR Muhammad Square Blok D Surabaya itu, melangsungkan tindakan pencuriannya dengan memanfaatkan ikatan pertemanan dan kepercayaan korban.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hasanudin Tandilolo mengatakan kasus ini bermulai di Spa Superior. Dalam kesehariannya, korban kerap menitipkan telepon genggam kepada terdakwa ketika pergi ke toilet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen singkat saat korban berada di dalam toilet itulah nan dimanfaatkan oleh terdakwa untuk menggerogoti isi tabungan korban secara bertahap.
Tanpa disadari korban, terdakwa diam-diam membuka pelindung (casing) ponsel nan berisi kartu ATM dan melakukan transaksi transfer.
"Setelah sukses melakukan transfer, kartu ATM dikembalikan ke tempat semula. Sehingga korban tidak meletakkan curiga," kata Hasanudin saat membacakan surat dakwaannya, Selasa (26/5), dikutip dari detikjatim.
Nur Hasannah didakwa mencuri duit Tonny secara berjenjang selama Agustus hingga September 2024.
Setelah sukses memindahkan biaya milik korban ke rekeningnya, Nur diduga menggunakan duit tersebut untuk memenuhi style hidup pribadi.
Hasanudin mengungkapkan terdakwa beberapa kali menginap di Hotel Shangri-La Surabaya dengan beragam jenis kamar, termasuk deluxe dan executive room.
Tak hanya itu, Nur juga membeli perhiasan nan nilainya mencapai puluhan juta rupiah di sejumlah toko emas di Royal Plaza dan BG Junction.
Dalam surat dakwaan, jaksa juga menyebut terdakwa tidak bertindak sendirian. Nur diduga melakukan perbuatannya berbareng seorang rekannya berjulukan Putriana Kusuma Wardani nan sekarang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Menurut jaksa, sebagian biaya nan sukses dipindahkan dari rekening korban juga mengalir ke rekening Putriana melalui belasan transaksi dengan total ratusan juta rupiah.
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Hasanudin menjelaskan jika hubungan Nur dan Tonny adalah pengguna spa dan terapis.
Namun, Tonny bukan hanya pengguna biasa, karena keduanya kerap berjumpa dan keluar bersama.
"Korban, si Tonny itu, dia langganan spa, sudah lama," ujar Hasanudin kepada detikJatim, Rabu (27/5).
"Gak tahu ya pacaran apa gak, tapi langganan spa dia (Tonny)," imbunya.
Hasanudin juga menyebut saat membobol rekening Tonny, Nur bertindak seorang diri secara berjenjang selama bulan Agustus hingga September 2024. Sementara, Putriana Kusuma Wardani tidak ikut membobol tapi turut menerima transfer dari Nur dan menikmati menikmati duit juga.
"Bukan dia (Nur beraksi) sendiri, dia (Nur) transfer juga ke ATM temannya Putriana Kusuma Wardani, dibagi berdua," tutur Hasanudin.
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·