Teror Pembakaran di Pisangan Baru Matraman: Pelaku Diamankan Polisi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Pelaku Diamankan Polisi Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan pelaku teror pembakaran di wilayah Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026) awal hari(ANTARA/HO-dokumentasi pribadi.)

WARGA di wilayah Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, sempat dicekam keresahan menyusul tindakan teror pembakaran berantai nan terjadi pada Minggu (10/5) awal hari. Beruntung, terduga pelaku berinisial A, 24, berhasil diamankan sebelum massa melakukan tindakan main pengadil sendiri.

Ketua RW 05 Kelurahan Pisangan Baru, Ramdani, mengungkapkan bahwa tindakan pembakaran tersebut berjalan dalam rentang waktu pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Kecurigaan penduduk bermulai ketika rekaman kamera pengawas (CCTV) dari beragam titik menunjukkan sosok laki-laki nan sama tengah menyulut api di area permukiman.

"Setelah terlihat dari CCTV, titik-titik api menjurus ke letak pelaku. Bahkan, orang tuanya sendiri mengakui bahwa sosok dalam rekaman tersebut adalah anaknya setelah memandang bukti CCTV," ujar Ramdani saat memberikan keterangan pada Selasa (12/5).

Kronologi dan Identitas Pelaku

Informasi mengenai identitas pelaku sigap menyebar, memicu kemarahan penduduk dari lintas RW, mulai dari RW 03, 04, 05, hingga RW 06. Massa sempat mendatangi kediaman pelaku, namun situasi sukses diredam oleh pengurus lingkungan setempat.

Pelaku A diketahui merupakan seorang pemuda nan baru saja menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah. Di lingkungan tempat tinggalnya, dia dikenal sebagai pribadi nan sangat tertutup dan jarang bersosialisasi dengan remaja sebayanya.

Profil dan Detail Kejadian:

Inisial Pelaku A (24 tahun)
Waktu Kejadian Minggu, 10 Mei, Pukul 03.00 - 04.00 WIB
Lokasi Teror Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur
Sasaran Bakar Sampah, terpal, dan busana (barang mudah terbakar)
Status Saat Ini Diamankan di Polsek Matraman

Dugaan Gangguan Psikologis

Warga mencurigai adanya gangguan psikologis alias depresi nan dialami oleh pelaku. Hal ini didasari pada perilaku janggal A saat melakukan aksinya. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku tidak langsung melarikan diri setelah menyulut api, melainkan kembali lagi untuk memastikan api sudah menyala.

"Ada dugaan ke arah sana (gangguan jiwa). Soalnya, setelah eksekusi dan api menyala, dia kembali lagi untuk mengecek. Kalau niatnya membakar secara sengaja untuk sabotase biasanya langsung kabur, tapi ini dipastikan lagi sudah nyala alias belum," tambah Ramdani.

Aksi ini sebelumnya sempat viral di media sosial melalui akun @beritamatraman. Dalam unggahan tersebut, terlihat pelaku menyulut api di sebuah warung sebelum akhirnya api sukses dipadamkan penduduk sebelum merembet ke gedung permanen.

Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Matraman tetap melakukan pendalaman mengenai motif di kembali tindakan nekat tersebut. Pemeriksaan kondisi psikologis pelaku juga menjadi salah satu agenda penyelidikan guna menentukan langkah norma selanjutnya. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia