Top 3 News: Komplotan Curanmor Jakbar Pakai Uang Hasil Kejahatan untuk Pesta Sabu

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini mengenai polisi mengungkap lima personil komplotan ahli pencurian sepeda motor (curanmor) nan ditangkap di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) menggunakan duit hasil penjualan motor rampasan untuk membeli sabu.

Menurut Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang, motor hasil rampasan dijual dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per unit tergantung kondisi dan jenis kendaraan.

Rihold mengatakan, kasus itu terungkap setelah polisi menerima laporan penduduk mengenai tindakan pencurian sepeda motor pada 22 April 2026 lalu.

Sementara itu, dua tindakan demonstrasi dijadwalkan berjalan di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa 26 Mei 2026. Aksi tersebut diperkirakan bakal melibatkan massa dari sejumlah kelompok.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, demo pertama terjadi digelar oleh Aliansi Masyarakat Pecinta Polri di depan Gedung DPR/MPR, Senayan.

Lalu, demonstrasi kedua digelar di Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Menteng, oleh Aliansi Mahasiswa Pemerhati Bangsa.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah mengenai penduduk Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Irfani tega membunuh ibu kandungnya nan sudah lansia, 64 tahun. Polisi mengungkap motif laki-laki berumur 36 tahun itu menghabisi nyawa korban lantaran mau menguasai warisan rumah.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengungkapkan, awalnya memang pelaku berpura-pura panik dan meminta tolong ke Ketua RT di rumahnya. Namun, saat olah TKP dan penyelidikan awal, didapati anak kandung korbanlah nan tega membunuh ibu kandungnya.

Menurut polisi, niat tersebut apalagi sempat diutarakan pelaku kepada temannya berjulukan Iwan sekitar sepekan sebelum kejadian. Meski saat itu tidak dianggap serius, pelaku diduga betul-betul melaksanakan niatnya.

Berikut deretan buletin terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa 26 Mei 2026:

1. Komplotan Curanmor Jakbar Pakai Uang Hasil Kejahatan untuk Pesta Sabu

Polisi mengungkap lima anggota komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) nan ditangkap di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) menggunakan duit hasil penjualan motor rampasan untuk membeli sabu.

Menurut Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang, motor hasil rampasan dijual dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per unit tergantung kondisi dan jenis kendaraan.

"Beberapa tersangka mengungkap bahwa hasil penjualan ini (sepeda motor curian) digunakan untuk membeli obat-obat serta sabu, narkotika," ujar Rihold dalam bertemu pers di Jakarta, Senin 25 Mei 2026 melansir Antara.

Dia mengatakan, kasus itu terungkap setelah polisi menerima laporan penduduk mengenai tindakan pencurian sepeda motor pada 22 April 2026 lalu.

Selengkapnya...

2. Dua Demo Digelar di Jakarta Hari Ini, Waspadai Lalu Lintas di Senayan dan Menteng

Dua aksi demonstrasi dijadwalkan berjalan di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa 26 Mei 2026. Aksi tersebut diperkirakan bakal melibatkan massa dari sejumlah kelompok.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, demo pertama terjadi digelar oleh Aliansi Masyarakat Pecinta Polri di depan Gedung DPR/MPR, Senayan.

Sementara itu, demonstrasi kedua digelar di Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Menteng, oleh Aliansi Mahasiswa Pemerhati Bangsa.

"Pelayanan tindakan unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat mengerahkan 584 personel gabungan," kata Erlyn dalam keterangannya.

Selengkapnya...

3. Motif Anak Bunuh Ibu di Pamulang Terungkap, Bikin Sandiwara ke Pak RT

Warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Irfani tega membunuh ibu kandungnya nan sudah lansia, 64 tahun. Polisi mengungkap motif laki-laki berumur 36 tahun itu menghabisi nyawa korban lantaran mau menguasai warisan rumah.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengungkapkan, awalnya memang pelaku berpura-pura panik dan meminta tolong ke Ketua RT di rumahnya. Namun, saat olah TKP dan penyelidikan awal, didapati anak kandung korbanlah nan tega membunuh ibu kandungnya.

"Pelaku diduga dengan sengaja melakukan penganiayaan berat terhadap korban nan merupakan ibu kandungnya sendiri dengan tujuan untuk menguasai kekayaan warisan berupa rumah nan ditempati korban dan pelaku," ujar Kapolsek.

Menurut polisi, niat tersebut apalagi sempat diutarakan pelaku kepada temannya berjulukan Iwan sekitar sepekan sebelum kejadian. Meski saat itu tidak dianggap serius, pelaku diduga betul-betul melaksanakan niatnya.

Selengkapnya...

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita