Donald Trump(Mandel NGAN / AFP)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa peradaban Iran dapat “musnah secara permanen” di tengah operasi militer nan sedang berjalan antara AS, Israel, dan Iran.
Dalam unggahannya di platform Truth Social pada Selasa, Trump menyatakan bahwa kehancuran tersebut bisa terjadi dalam waktu dekat, meskipun dia mengaku tidak menginginkannya.
“Seluruh peradaban bisa lenyap malam ini dan tidak bakal pernah kembali lagi,” tulis Trump.
Namun demikian, dia menambahkan bahwa kepemimpinan Iran tetap mempunyai kesempatan untuk mencegah skenario tersebut.
Sebelumnya pada 30 Maret, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat bakal “menghancurkan sepenuhnya” pembangkit listrik, ladang minyak, Pulau Kharg, serta akomodasi desalinasi Iran jika tidak tercapai kesepakatan tenteram dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.
Ia juga memperingatkan kemungkinan tindakan nan disebutnya sebagai “hari penghancuran pembangkit listrik dan jembatan” pada 7 April jika Teheran tetap menutup jalur pelayaran tersebut.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sasaran di Iran, termasuk di Teheran, nan menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta akomodasi militer AS di Timur Tengah.
Eskalasi bentrok tersebut telah menghentikan sebagian besar lampau lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur utama pengedaran minyak dan gas alam cair dunia, nan mendorong kenaikan nilai bahan bakar di beragam negara. (Ant/Z-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·