Trump Ancam Serangan Lebih Besar, Pasukan AS Tetap Siaga di Iran

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Trump Ancam Serangan Lebih Besar, Pasukan AS Tetap Siaga di Iran Trump menegaskan pasukan, kapal, dan pesawat AS tetap berada di sekitar Iran sampai kesepakatan dipatuhi penuhi.(Dok. AFP)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menegaskan seluruh kapal perang, pesawat tempur, personel militer, serta tambahan amunisi dan persenjataan AS bakal tetap dikerahkan di dalam dan sekitar Iran sampai kesepakatan nan telah dicapai betul-betul dijalankan sepenuhnya.

Trump menekankan, keberadaan militer itu tidak bakal dikurangi sebelum ada kepastian bahwa seluruh isi kesepakatan dipatuhi tanpa celah.

“Jika lantaran argumen apa pun itu tidak terjadi, meski kemungkinannya sangat kecil, maka penembakan bakal dimulai dalam skala nan lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat dari apa pun nan pernah terlihat sebelumnya,” kata Trump, dilansir dari Antara, Kamis (9/4)/

Ia juga menyatakan kesepakatan mengenai larangan kepemilikan senjata nuklir sebenarnya sudah lama tercapai, sembari menuding ada narasi menyesatkan nan menyebut sebaliknya.

“Tidak ada senjata nuklir, dan Selat Hormuz bakal terbuka serta aman,” ujar Trump.

Menurut dia, untuk saat ini militer AS berada dalam posisi siap siaga sembari menunggu perkembangan berikutnya.

“Militer besar kami sedang mempersiapkan diri, beristirahat, dan menantikan langkah berikutnya,” tambahnya.

Iran dan AS sebelumnya mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa (7/4). Langkah itu dimaksudkan sebagai pintu masuk menuju kesepakatan final guna menghentikan serangan AS dan Israel ke wilayah Iran nan berjalan sejak 28 Februari dan telah menimbulkan banyak korban tewas maupun luka-luka.

Pengumuman gencatan senjata itu disampaikan kurang dari dua jam sebelum tenggat nan berulang kali diperpanjang oleh Trump berakhir. Dalam ultimatum tersebut, Iran diminta membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan, alias menghadapi ancaman nan disebut Trump sebagai “kehancuran seluruh peradaban”. (Anadolu/Ant/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia