Yogyakarta, CNN Indonesia --
Pihak kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) merespons berita rumah peninggalan pahlawan nasional, Prof. dr. M. Sardjito di Terban, Kota Yogyakarta nan diklaim ditawarkan untuk dijual kepada mereka.
Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana saat dikonfirmasi mengaku bakal mengecek info soal ini terlebih dahulu.
"Saya bakal diskusikan nggih. Belum ada info ke saya," kata Made Andi kepada wartawan, Kamis (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Rektor UII Fathul Wahid mengatakan bakal mengonfirmasi ihwal ini ke yayasan nan menaungi kampus.
"Matur nuwun untuk informasinya. Saya teruskan ke Yayasan njih. Pembelian properti di luar kewenangan rektor," kata Fathul kepada wartawan.
Rumah warisan Sardjito ini berada di Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Sebelumnya, pihak mahir waris dan kerabat disebut telah sepakat untuk melepas ini dengan argumen untuk perawatan dan pelestarian gedung nan lebih memadai.
Kerabat Sardjito, Budhi Susanto (70) nan sekarang menghuni rumah itu menuturkan dirinya telah menawarkan gedung serta lahan warisan ke 10 pihak. Dua di antaranya adalah UGM dan UII.

Dari semua pihak itu, Budhi mengatakan pihaknya paling berambisi UGM alias UII bersedia membeli rumah tersebut.
Ia membayangkan rumah itu kelak menjadi museum Sardjito, alias apalagi kembali difungsikan sebagai rumah dinas rektor.
Sardjito sendiri selain dikenal sebagai pahlawan nasional RI, juga adalah rektor pertama UGM dan rektor ketiga UII.
"Paling mulia rumah ini dipakai kediaman pribadi alias dibeli UGM alias UII dipakai rumah sejarah. Kalau UGM jelas bisa dipakai rumah dinasnya antar Rektor, jika UII kelak terserah apa wong dulu Pak Sardjito jadi Rektor UII ya kan," harapnya.
Budhi enggan menyebut nilai pasti rumah tersebut.
"Ya M (miliar) lah," ucap Budhi.
Dengan letak strategis di pusat kota, dia percaya rumah itu tetap mempunyai banyak peminat. Namun ada satu perihal nan mau betul-betul dia hindari: rumah itu berubah menjadi kafe seperti bangunan-bangunan di sekitarnya.
"Ya tentunya (setelah pindah tangan) direnovasi dengan baik ya. Atau dipakai Museum Profesor dr. Sardjito ya. Atau dipakai rumah hormat sosial semacam Puskesmas. Jadi tiga-tiganya tuh rohnya Pak Sardjito semua," katanya.
(kum/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·