Jakarta, CNN Indonesia --
Kantor SAR Ternate, Maluku Utara melaporkan bahwa tim campuran hingga sore tetap melakukan pencarian terhadap tiga pendaki nan menjadi korban dalam erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (7/5) pagi.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan dari jumlah tersebut, dua di antaranya adalah penduduk negara asing (WNA), dan satu orang adalah WNI.
"Dan tiga orang tetap dinyatakan tetap dalam pencarian," ujar Iwan kepada CNN Indonesia, Jumat (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, berasas penuturan korban selamat, dua koleganya nan saat ini tetap hilang, telah dinyatakan meninggal dunia. Akan tetapi, kata Iwan, tim SAR campuran tetap mencari jasad korban.
"Tadi menurut info rekannya, bahwa kondisi sudah meninggal dunia. Namun, belum bisa kita pastikan lantaran belum bisa dievakuasi," kata dia.
Sedangkan, satu korban WNI atas nama Angel saat ini juga belum dapat ditemukan.
Menurut Iwan, proses pemindahan tetap terus berjalan hingga pukul 18.30 WIT. Namun, erupsi tetap terus terjadi.
"Sehingga pemindahan tetap terus hati-hati berbareng tim SAR gabungan. Baik dari Polres Halmahera Utara, Kodim, dan BPBD," katanya.
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada Jumat pagi pukul 07.41 WIT dengan ketinggian kolom abu mencapai 10 Km.
Letusan ini dilaporkan dalam laman resmi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
(thr/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·