Update Terbesar Google Maps 2026: Fitur Navigasi 3D, Otak Gemini, dan Data 300 Juta Lokasi

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

loading...

Inovasi terbesar Google Maps dalam satu dasawarsa terakhir datang melalui integrasi kepintaran buatan Gemini, memungkinkan navigasi 3D nan sangat realistis dan asisten individual nan siap menjawab pertanyaan rumit secara instan. Foto: Google Maps

JAKARTA - Selama lebih dari dua dekade, langkah kita membuka peta digital sederhana: masukkan letak tujuan, lampau ikuti garis biru. Nah, tren teknologi kepintaran buatan (AI) tahun 2026 bakal mengubah langkah tersebut.

Pada Kamis (12/3/2026), Google resmi menyuntikkan otak AI Gemini ke dalam Google Maps, menjadikannya asisten virtual super pandai nan tidak sekadar tahu arah, tetapi juga mengerti konteks kehidupan Anda.

Pembaruan nan diklaim sebagai revolusi navigasi terbesar dalam lebih dari satu dasawarsa ini mengusung dua senjata utama: fitur interaktif Ask Maps dan visualisasi berkendara Immersive Navigation.

Logika di Balik 'Ask Maps'

Bagi lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan Google Maps, tantangan terberat saat berjalan bukanlah mencari jalan utama, melainkan perincian spesifik. Dulu, jika Anda mencari lapangan tenis, Anda kudu mengetik kata kunci, lampau membaca ulasan (review) satu per satu untuk memastikan apakah lapangan itu punya lampu penerangan untuk main malam hari.

Kini, logika pencarian diubah menjadi percakapan natural. Tombol Ask Maps memungkinkan Anda melempar pertanyaan rumit layaknya bertanya pada masyarakat lokal. Anda cukup mengetik, "Baterai HP saya mau habis, di mana saya bisa numpang ngecas tanpa kudu antre panjang beli kopi?"

Untuk menjawab pertanyaan sespesifik itu, AI Gemini tidak asal menebak. Sistem ini menyedot dan menganalisis triliunan bit info dari 300 juta letak di seluruh dunia, nan terus diperbarui oleh lebih dari 500 juta kontributor komunitas.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews