Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |19:03 WIB

Wali Kota Tangerang, Sachrudin
TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan pembangunan Simpang Tidak Sebidang (STS) alias Flyover Sudirman. Pembangunan ini sebagai solusi mengatasi kemacetan kronis di area Pasar Induk hingga Stasiun Tanah Tinggi.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, flyover nan direncanakan berdiri di Jalan Jenderal Sudirman itu nantinya bakal melintasi jalur rel kereta api di sekitar Pasar Induk dan Stasiun Tanah Tinggi, dua titik nan selama ini dikenal sebagai sumber kemacetan parah, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
”Pembangunan Flyover Sudirman bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis untuk memperbaiki sistem transportasi perkotaan nan selama ini kerap dikeluhkan masyarakat,” ujar Sachrudin, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, Jalan Jenderal Sudirman merupakan salah satu urat nadi mobilitas di Kota Tangerang lantaran menjadi jalur penghubung menuju Bandara Soekarno-Hatta serta area Jabodetabek.
“Kawasan ini setiap hari dilalui ribuan kendaraan dan masyarakat. Namun keberadaan perlintasan sebidang kereta api tetap menjadi titik kemacetan serius nan menyebabkan antrean panjang, terutama saat kereta melintas,” ujarnya.
Dia menegaskan, pembangunan flyover menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya aktivitas kendaraan di area tersebut nan terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Flyover Sudirman diharapkan tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mempercepat mobilitas masyarakat, serta menghadirkan sistem transportasi nan lebih modern dan terintegrasi,” katanya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·