Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

loading...

JAKARTA - Para intelektual di Jepang telah menemukan virus raksasa nan sebelumnya tidak dikenal , nan menawarkan wawasan baru ke dalam kategori virus nan penuh teka-teki ini – dan mungkin juga ke dalam asal usul kehidupan multiseluler.

Virus tersebut ditemukan menginfeksi amuba di sebuah kolam air tawar dekat Tokyo, lapor para peneliti. Mereka menamakannya "ushikuvirus" berasas nama kolam tersebut, Ushiku-numa, nan terletak di Prefektur Ibaraki.

Virus raksasa sebagian besar diabaikan selama abad pertama virologi modern, dengan penemuan awal sering kali salah diidentifikasi sebagai kuman lantaran ukurannya. Namun, meskipun kita nyaris tidak tahu keberadaannya hingga beberapa dasawarsa terakhir, kita telah mengetahui bahwa virus raksasa ada di sekitar kita.

Virus secara umum dianggap sebagai entitas biologis nan paling melimpah di Bumi, dan beberapa nan paling membingungkan. Sedikit nan diketahui tentang sejarah perkembangan virus, dan tetap ada ambiguitas tentang apakah mereka memenuhi syarat sebagai organisme hidup .

Meskipun bukan makhluk hidup, virus jelas mempunyai pengaruh nan sangat besar terhadap semua corak kehidupan, termasuk kita. Itu termasuk tidak hanya membajak sel inang dan menyebabkan penyakit, tetapi juga kadang-kadang ikut kombinasi dalam evolusinya.

Virus dapat memfasilitasi transfer gen mendatar di antara makhluk hidup, dan beberapa di antaranya – nan dikenal sebagai retrovirus – memasukkan DNA mereka ke dalam genom sel inang. Jika itu terjadi pada garis keturunan inang, DNA virus dapat diturunkan kepada keturunannya.

Faktanya, sisa-sisa retrovirus antik sekarang mencakup hingga 8 persen dari genom manusia, nan mempunyai keuntungannya sendiri. DNA retrovirus mungkin telah memberi vertebrata awal keahlian untuk membikin mielin , dan itu merupakan kunci bagi perkembangan plasenta .

Jauh sebelumnya, virus mungkin telah memicu penemuan nan lebih besar dan lebih misterius: lompatan perkembangan dari prokariota, alias organisme bersel tunggal, ke eukariota, alias organisme multiseluler.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews