Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang penduduk berjulukan Nur Hasan (46) meninggal bumi akibat tertemper kereta saat mencoba melerai tindakan tawuran antara dua golongan penduduk di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (5/5).
"Korban berjulukan Nur Hasan (46), meninggal bumi akibat tertemper kereta api, nan berkepentingan saat itu sedang melerai tindakan tawuran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa bermulai saat tawuran nan melibatkan golongan penduduk Kebon Singkong dan Cipinang Muara pecah di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara.
"Sekitar pukul 18.02 WIB, anak Kebon Singkong mengarahkan petasan ke arah Jagal RW 010 Kelurahan Cipinang," ucap Budi.
Melihat tindakan tawuran itu, korban lantas mencoba untuk melerai. Korban saat itu juga menyuruh warganya untuk masuk ke rumah masing-masing
"Menurut keterangan beberapa saksi, korban meninggal bumi sebelumnya telah mencegah anak-anak RW 010 Cipinang Jagal untuk tidak terpengaruh/melawan tindakan penyerangan dari seberang (anak Kebon Singkong)," tutur Budi.
Namun, korban nan saat itu berdiri di tengah rel justru tertemper kereta nan melintas.
"Korban meninggal bumi tertemper kereta api lantaran posisi korban ada di tengah- tengah rel kereta api, selanjutnya datang dua kereta api berbarengan arah dari Jakarta ke Bekasi dan Jawa [Tengah]," ujarnya.
Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
(dis/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·