Warga Diminta Waspadai Pancaroba dan Kemarau Panjang

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Warga Diminta Waspadai Pancaroba dan Kemarau Panjang Ilustrasi(Antara)

WARGA di wilayah Cirebon, nan meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka diimbau mewaspadai periode pancaroba dan kemarau. 

“Saat ini, wilayah Cirebon telah memasuki masa pancaroba alias peralihan dari musim hujan ke musim kemarau,” tutur Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Muhammad Syifaul Fuad, Kamis (9/4). 

Masa  pancaroba mempunyai karakteristrik berupa cuaca nan berubah dinamis. 

“Pagi - siang cukup terik, sore – malam - awal hari tetap ada potensi hujan sedang - lebat dengan lama singkat. Bisa disertai angin kencang dan petir, puting beliung, dan hujan es,” jelas Fuad. 

Pasca-pancaroba, wilayah Cirebon bakal memasuki musim tandus nan diprakirakan mulai April dasarian III hingga Mei dasarian II. Musim tandus tahun ini, lanjut Fuad, lebih maju dari pada normalnya. 

“Untuk puncak musim tandus diprediksi Agustus, September,” jelas Fuad.

Fuad menambahkan, tak hanya datang lebih cepat, musim tandus tahun ini juga diprediksi lebih kering dan lebih panjang.

 “Karena tandus tahun ini diprediksi dibarengi dengan kejadian cuaca dunia berupa elnino lemah-sedang. Ini identik dengan berkurangnya curah hujan di Indonesia,” jelas Fuad. 

Untuk itu, masyarakat diimbau bersiap menghadapi musim kemarau. Masyarakat bisa  memanfaatkan hujan nan tetap turun di wilayah masing-masing. yakni, dengan menampung air hujan alias memperbaiki instalasi pipa nan bocor.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mengatur manajemen stok pangan rumah tangga sebelum nilai naik-turun. 

“Siapkan pula masker untuk polusi asap dan tingkatkan asupan air putih agar tidak dehidrasi,” tutur Fuad.

Fuad pun mengingatkan penduduk untuk mewaspadai kebakaran rimba dan lahan. Karenanya, penduduk diminta untuk tidak membakar sampah alias lahan lahan sembarangan. (UL/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia